PENGERTIAN EKSPEKTASI


  • Pengertian ekspektasi dan realita itu apa sih ?
  • Apa itu ekspektasi ? Apa arti kata ekspektasi ?
  • Apa yang dimaksud dengan ekspektasi pelanggan ?
  • Apa pengertian ekspektasi dalam ekonomi ?
  • Apa pengertian ekspektasi gaji ?

Pengertian Ekspektasi


Pengertian Ekspektasi Menurut Para Ahli

Arti ekspektasi adalah :

Pengertian ekspektasi adalah suatu keyakinan atau kepercayaan individual sebelumnya mengenai hal-hal apa saja yang seharusnya terjadi pada situasi tertentu. (Sutisna : 2001)

Definisi ekspektasi adalah harapan kesenangan yang tidak konstan, yang timbul dari gagasan tentang sesuatu hal di masa depan. (Boeree : 2005)

Pengertian ekspektasi adalah segenap keinginan, harapan, dan cita-cita terhadap sesuatu hal yang ingin diraih dengan tingkah laku serta tindakan yang nyata. (Fleming & Levie : 1981)

Pengertian ekspektasi pelanggan adalah segala sesuatu yang diyakini konsumen tentang apa yang akan didapatkannya terkait dengan suatu kinerja produk atau pelayanan tertentu. (Anderson & Chambers : 1985)

Pengertian ekspektasi gaji adalah gaji yang diharapkan seseorang pelamar kerja yang ingin bekerja pada suatu perusahaan tertentu. Ekspektasi gaji haruslah sesuai dengan kebutuhan dan budget perusahaan, karena perusahaan akan mencari calon karyawan yang mempunyai ekspektasi gaji yang tidak terlalu tinggi. Contohnya : perusahaan ingin mencari karyawan di bidang akunting dengan gaji 5 juta perbulan. Apabila seorang pelamar kerja mempunyai ekspektasi gaji 10 juta perbulan maka otomatis lamarannya akan ditolak meskipun si pelamar kerja ini mempunyai skill dan pengalaman yang sangat luar biasa.

Pengertian ekspektasi dalam ekonomi adalah suatu harapan atau prediksi tentang seberapa baik perekonomian selama kuartal, tahun atau periode waktu mendatang. Ekspektasi ekonomi ini bisa mencakup ekspektasi inflasi, pertumbuhan produktivitas, pengangguran dan neraca perdagangan.

Pengertian ekspektasi statis adalah ekspektasi yang menggambarkan nilai koefisien penyesuaian yang sama dengan nol.


Pernahkah Anda mendengar seseorang berkata, “Wah produk ini dibawah ekspektasi saya!” atau “Performanya melebihi ekspektasi kami”? Kedua kalimat contoh tersebut sama-sama menggunakan kata ‘ekspektasi’. Kata yang diserap dari kata asli ‘expect’ (bahasa Inggris) ini berarti suatu harapan yang dibebankan kepada sesuatu yang dianggap mampu membawa beban tersebut. Ekspektasi juga bisa dimaknai sebagai gambaran keinginan yang kita harap bisa menjadi kenyataan dikemudian hari.

Kedua contoh kalimat yang dipaparkan di bagian atas artikel ini sudah menggunakan kata ekspektasi dengan tepat. Contoh lain penggunaan kata ini misalnya “Ekspektasi kita terlalu tinggi untuk produk keluaran terbaru itu”. Dalam contoh tersebut kata ekspektasi masih dapat diartikan sebagai harapan. Namun adakalanya kata ekspektasi bisa diartikan sebagai suatu dugaan. Misalnya pada kalimat “Kegagalan ini sungguh terjadi diluar ekspektasi kami.” Maka kalimat tersebut memiliki makna yang sama dengan kalimat “Kegagalan ini sungguh terjadi diluar dugaan kami”.

Kata ekspektasi juga biasa digunakan sebagai antonim dari kata realita. Dalam konteks ini, biasanya kata ekspektasi disandingkan dengan sesuatu yang tidak atau sulit tercapai. Contohnya bisa Anda simak dalam paragraf berikut.

Anya baru saja mendapat rekomendasi taman yang bagus dari seorang temannya. Karena tertarik, Anya memutuskan untuk mendatangi taman tersebut. Namun sayang ekspektasi Anya tidak sebanding dengan realita yang ada. Alih-alih berekspektasi melihat pemandangan bunga yang bermekaran diatas rumput hijau, Anya justru menyaksikan tanaman yang sudah terinjak-injak oleh para pengunjung sebelumnya. Kenyataan miris ini membuat Anya akhirnya memutuskan untuk langsung kembali ke rumahnya.

Dari contoh diatas jelas bahwa kata ekspektasi juga dapat dimaknai sebagai antonim dari kata realita. Arti realita adalah kenyataan atau kondisi yang benar-benar terjadi di dalam kehidupan. Contoh : ekspektasi ketika ketemuan dengan seorang cewek yang baru kenal dari FB adalah cantik, tinggi, mukanya bersih dan mulus (karena hanya lihat dari fotonya saja), namun setelah bertemu secara langsung realitanya si cewek jerawatan, pendek dan bau.

Memang dengan penggunaan seperti ini akan memberi kesan bahwa ekspektasi itu merupakan harapan yang terlampau tinggi terhadap sesuatu. Saking tingginya harapan ini sampai-sampai menjadi sulit sekali untuk dilaksanakan. Inilah alasannya mengapa sesuatu yang diekspektasikan umumnya merupakan sesuatu yang bernuansa negatif, berbeda dengan kata harapan yang senantiasa bernuansa positif. Oleh karena itulah orang-orang cenderung membedakan penggunaan kata ekspektasi dengan kata harapan.


Oke mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian ekspektasi dan realita secara umum ya ! Lihat juga pengertian dubbing 🙂