PENGERTIAN INDUSTRI JASA DAN CONTOHNYA


  • Pengertian industri jasa dan contohnya itu apa sih ?
  • Apa itu industri jasa ? Apa arti kata industri jasa ?
  • Apa yang dimaksud dengan industri jasa ?
  • Apa pengertian industri jasa keuangan dan contohnya ?
  • Apa pengertian industri jasa boga ?

Pengertian Industri Jasa


Pengertian Industri Jasa Menurut Para Ahli

Pengertian industri jasa adalah perusahaan yang sudah mempunyai izin usaha pada bidang berikut ini (pengertian industri jasa menurut Dirjen Bea Cukai) :

  • Telekomunikasi
  • Transportasi/Perhubungan
  • Informasi
  • Pelayanan Kesehatan
  • Pariwisata, kecuali golf
  • Penelitian dan Pengembangan (Litbang) / Pendidikan
  • Pertanian / Agrisbisnis
  • Pekerjaan Umum
  • Kehutanan
  • Pusat Pertokoan, Department Store, Supermarket, terbatas untuk perusahaan PMDN dan Non PMA/PMDN
  • Pertambangan
  • Konstruksi

Arti industri jasa adalah industri yang melakukan kegiatan ekonomi dan menghasilkan produk yang memberikan nilai tambah yang bersifat tidak berwujud (seperti hiburan, kenikmatan, sehat, santai) dan produk tersebut tidak dikonsumsi secara simultan dengan waktu produksi. (Zeithamal & Bitner dalam Alma : 2007)

Definisi industri jasa adalah industri yang menghasilkan suatu bentuk produk yang bersifat tidak berwujud serta tidak menghasilkan kepemilikan akan sesuatu. Ciri-ciri yang membedakan industri jasa dengan industri barang adalah intangibility, variability, inseparability dan perisability. (Kotler & Amstrong : 2008)

Pengertian industri jasa keuangan adalah suatu industri yang terdiri dari berbagai organisasi baik formal maupun informal yang menyediakan jasa keuangan. Industri jasa keuangan ini pada umumnya berfokus di dua pasar yaitu Pasar Modal dan Pasar Uang. Contoh industri jasa keuangan adalah bank, perusahaan asuransi, dana pensiun, reksadana, lembaga pembiayaan, dsb.

Pengertian industri jasa boga adalah industri yang mengolah bahan mentah minuman dan makanan menjadi minuman dan makanan yang siap saji. Contoh industri jasa boga adalah restoran, catering, cafe, kantin, coffee shop, cafetaria, snack bar dsb. (Endar Sugiarto : 1999)


Hasil akhir dari sebuah industri adalah produk, dalam hal ini dapat berbentuk barang ataupun jasa. Sesuai namanya industri jasa atau industri pelayanan merupakan jenis industri yang menghasilkan produk akhir berupa jasa atau pelayanan yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan industri lain atau langsung dimanfaatkan oleh konsumen. Contohnya industri perbankan yang menjual jasa penyimpanan uang, peminjaman uang, investasi, dan lain sebagainya.

Jika pada zaman dahulu orang menyimpan sendiri uangnya, maka pada zaman sekarang ada bank yang menjual jasa penyimpanan uang sehingga kita tidak perlu repot dan khawatir menyimpan uang sendiri. Belum lagi seiring canggihnya teknologi seperti teknologi atm atau anjungan tunai mandiri membuat kita dapat mengakses uang kapanpun dan dimanapun tanpa harus membawa-bawa uang tersebut.

Selain industri keuangan seperti bank, industri jasa lainnya adalah industri perdagangan, transportasi, seni dan hiburan, pendidikan, kesehatan, telekomunikasi, dan lain sebagainya. Contoh industri perdagangan seperti minimarket dimana kita dapat dengan mudah menemukan barang kebutuhan sehari-hari di satu tempat, mulai dari perlengkapan mandi sampai bahan makanan.

Industri transportasi merupakan salah satu jenis industri jasa yang sangat besar manfaatnya. Contohnya jasa penerbangan, tanpa pelayanan penerbangan kita akan sangat sulit bepergian ke berbagai tempat yang jauh sehingga mobilitas kita menjadi terganggu.

Demikian pula dengan industri telekomunikasi. Dapat dikatakan hampir semua orang pada zaman sekarang memanfaatkan industri ini untuk saling berhubungan dan berbagi informasi. Dengan adanya industri ini seolah-olah jarak tidak ada artinya lagi.

Secara sederhana kita dapat dengan mudah membedakan antara produk berupa barang dan jasa. Namun ada empat karakter yang menunjukkan bahwa sebuah produk adalah produk jasa. Yang pertama jasa adalah produk yang tidak berwujud, berbeda dengan barang seperti peralatan kosmetik yang nampak wujudnya dan dapat dipegang. Jasa hanya dapat dirasakan manfaatnya.

Yang kedua jasa bersifat heterogenitas dimana hasil atau manfaat yang dirasakan sangat bervariasi dan tidak ada standar. Bahkan walaupun jasa tersebut dihasilkan oleh orang atau perusahaan yang sama, hasil atau manfaat yang dirasakan dapat berbeda.

Yang ketiga umumnya jasa dihasilkan dan dirasakan manfaatnya oleh konsumen seketika atau pada waktu bersamaan. Seperti jasa perawatan kulit dimana konsumen dilibatkan ketika proses produksi jasa dan langsung merasakan manfaatnya. Dan yang terakhir jasa sifatnya tidak tahan lama sehingga tidak dapat disimpan sebagai persediaan, dijual kembali, atau dikembalikan kepada produsen.


Oke itulah pengertian industri jasa menurut beberapa ahli. Semoga artikel pengertian industri jasa dan contohnya ini bisa bermanfaat bagi teman-teman semua ya. Lihat juga pengertian vaksinasi dan contohnya 🙂