PENGERTIAN INVESTASI SYARIAH


  • Pengertian investasi syariah dan jenisnya itu apa sih ?
  • Apa itu investasi syariah ? Apa arti investasi syariah ?
  • Apa yang dimaksud dengan investasi syariah ?
  • Apa jenis investasi syariah dan contohnya ?
  • Apa pengertian investasi syariah di pasar modal ?

Pengertian Investasi Syariah


Pengertian Investasi Syariah Menurut Para Ahli

Definisi investasi syariah adalah kegiatan investasi yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah, baik itu investasi pada sektor keuangan ataupun sektor riil. Dimana dalam hal ini Islam mengajarkan investasi yang menguntungkan bagi semua pihak dan melarang manusia untuk mencari dan mendapatkan rezeki melalui spekulasi atau berbagai cara lainnya yang sifatnya merugikan orang lain. (Muhammad Nafik H.R : 2009)

Pengertian investasi syariah adalah jenis investasi jangka pendek ataupun jangka panjang yang diarahkan untuk memiliki return yang halal dan baik serta memiliki kesinambungan. (Hamzah : 2008)

Arti investasi syariah adalah cara berinvestasi yang sesuai dengan syariat Islam yang berupa kegiatan penempatan dana pada satu atau lebih jenis asset dengan menghindari  sifat Maysir, Gharar, dan Riba serta mengikuti peraturan yang telah ditetapkan oleh Fiqih Islam terkait hal tentang muamalah yang diawasi langsung oleh Dewan Pengawas Syariah.

Pengertian investasi syariah adalah jenis investasi berkonsep pada kaidah aturan agama Islam dengan asas Ilahiah. Segala aspek yang menjadi bahan penentu aktivitas investasi serta segala aspek normatif yang menjadi pemicu adanya investasi, yaitu berupa aspek konsep kekayaan dan aspek penggunaan kekayaan harus diperhatikan secara seksama.

Pengertian investasi syariah di pasar modal adalah kegiatan investasi pada sekuritas yang selaras dengan syariah Islam yaitu yang telah memperoleh pengakuan dari DSN (Dewan Syariah Nasional).

Contoh investasi syariah adalah sebagai berikut :

  • Reksadana syariah
  • Sukuk atau obligasi syariah
  • Saham syariah
  • Efek beragun aset syariah
  • Deposito pada bank syariah
  • Surat berharga syariah yang dikeluarkan oleh lembaga multinasional dimana pemegang saham utamanya adalah Negara Indonesia.
  • Surat Berharga Syariah Negara
  • Surat berharga syariah yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia
  • Surat berharga syariah yang dikeluarkanoleh negara selain Indonesia
  • Emas murni.
  • Pembelian pembiayaan (refinancing) syariah,

Pada dasarnya kegiatan investasi dilakukan oleh semua orang. Seorang ibu merawat dan mendidik anaknya dengan harapan anaknya menjadi orang yang sukses ketika dewasa merupakan bentuk investasi.

Seorang siswa yang belajar dengan tekun dan tidak menghabiskan waktu dengan bermain-main agar dapat lulus sekolah dan masuk universitas yang bagus juga merupakan bentuk investasi. Atau seseorang yang menanamkan sejumlah uang pada suatu perusahaan agar dapat memperoleh bagian dari keuntungan perusahaan tersebut merupakan contoh paling jelas dari investasi.

Dari contoh di atas dapat disimpulkan bahwa secara umum investasi adalah pengorbanan pada saat sekarang untuk mendapatkan hasil di masa mendatang. Siswa yang mengorbankan waktu bermainnya, ibu yang mengorbankan waktu dan tenaganya, atau orang yang berkorban tidak menggunakan uangnya merupakan bentuk pengorbanan.

Sementara itu secara khusus investasi berarti usaha yang dilakukan dengan menempatkan atau menanam dana di suatu perusahaan, proyek, atau barang (yang berpotensi mengalami penambahan nilai di masa mendatang) pada saat sekarang agar mendapatkan keuntungan di masa depan.

Dalam agama islam investasi juga sangat dianjurkan. Penghasilan yang diperoleh seorang muslim tidak dihabiskan hanya untuk konsumsi saja tetapi dibagi menjadi tiga bagian yaitu konsumsi, sedekah, dan investasi. Walaupun diperbolehkan, investasi dalam islam harus dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah atau hukum islam seperti larangan adanya unsur riba atau bunga, gharar atau ketidakpastian/spekulasi, dan maysir atau judi. Investasi ini disebut juga dengan INVESTASI SYARIAH.

Beberapa prinsip yang harus dipegang dalam menjalankan investasi syariah menurut islam diantaranya yaitu usaha yang dilakukan bukanlah usaha yang hukumnya haram, baik zatnya maupun caranya. Misalnya tidak berinvestasi pada usaha pembutan minuman keras atau usaha pengelolaan kendaraan bermotor hasil pencurian.

Investasi yang dilakukan harus saling menguntungkan dan tidak boleh merugikan salah satu pihak. Dalam hal ini tidak boleh ada pihak yang mendzalimi atau didzalimi. Hasil yang diperoleh dari investasi juga harus dibagi dengan adil sesuai porsi masing-masing. Begitupula jika menderita kerugian, seluruh pihak yang terlibat ikut menanggung kerugian.

Investasi juga harus dilakukan dengan jelas, transparan, dan tanpa paksaan sehingga semua pihak sama-sama ridha. Prinsip-prinsip di atas semuanya bertujuan agar seluruh pihak yang terlibat dalam investasi diuntungkan, terjalin hubungan yang baik, serta mendapat penghasilan yang halal.


Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian investasi syariah dan jenisnya. Semoga sobat bisa memahami pengertian investasi syariah secara umum ya ! Lihat juga pengertian inkaso dan contohnya 🙂