PENGERTIAN RENTENIR


  • Pengertian rentenir itu apa sih ?
  • Apa itu rentenir ? Apa arti kata rentenir ?
  • Apa yang dimaksud dengan rentenir ?
  • Apa pengertian rentenir dalam Islam ?

Pengertian Rentenir


Pengertian Rentenir Menurut Para Ahli

Arti rentenir adalah :

Definisi rentenir adalah perampok waktu, penjahat di abad pertengahan yang menjual menjual waktu padahal waktu adalah milik Tuhan (Le Goff : 1979)

Pengertian rentenir adalah seseorang yang memasukkan unsur waktu ke dalam transaksi, contohnya dengan meminta harga yang lebih tinggi karena menjual secara kredit (karena lama) atau membeli barang lebih murah karena jarak waktu yang dekat dsb (Tawney : hal 59-61)

Pengertian rentenir menurut Islam adalah orang yang membungakan uang. Contohnya ada orang yang meminjam 50rb rupiah, maka dalam satu bulan uang tersebut harus dikembalikan sebeasr 70rb rupiah. Hal tersebut di larang oleh Allah dan balasannya adalah neraka jahanam. (Nurul Fithrati dkk : 2010)


Semua orang membutuhkan uang. Apakah untuk modal usaha, untuk memenuhi kebutuhan hidup, untuk biaya pengobatan, dan lain sebagainya. Hal ini melatarbelakangi munculnya lembaga-lembaga keuangan yang memberikan pinjaman uang seperti bank dan pegadaian.

Pembayarannya biasanya dengan sistem angsuran dan ditambah bunga pinjaman. Lembaga-lembaga keuangan ini sifatnya resmi dan pelaksanaannya diawasi oleh pemerintah. Ada aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh sebuah lembaga keuangan seperti tingkat bunga yang diizinkan sehingga tidak menyengsarakan masyarakat yang melakukan pinjaman. Jika tidak sesuai aturan maka pemerintah dapat memberikan sanksi bahkan mencabut izin operasi sebuah lembaga keuangan.

Ada juga orang perorangan atau kelompok yang melakukan pemberian pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi dan berlipat-lipat yang disebut dengan rentenir atau tengkulak. Mereka biasanya orang yang sangat kaya atau gabungan beberapa orang dengan modal yang tidak terlalu besar sehingga mampu memberikan pinjaman kepada orang yang sedang membutuhkan. Biasanya banyak muncul di daerah pedesaan yang sebagian masyarakatnya kurang berpendidikan dan akses ke lembaga keuangan yang masih sulit. Seperti para petani dan nelayan di desa yang membutuhkan modal untuk memulai usahanya.

Karena sifatnya tidak resmi maka rentenir bebas menetapkan tingkat bunga yang menyebabkan bunga pinjaman melebihi pokok hutang jika peminjam sering terlambat membayar angsuran. Hal ini tentu sangat menyusahkan masyarakat.

Terlihat seperti membantu akan tetapi sebenarnya mencekik masyarakat. Masyarakat yang sudah miskin akan semakin susah.Keuntungan yang didapat dari usahanya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari karena sebagian sudah dipakai untuk membayar angsuran dan bunga yang tinggi sehingga masyarakat akan terus menerus tergantung dengan rentenir.

Jika peminjam tidak mampu membayar angsuran beserta bunganya maka rentenir akan memaksa mengembalikan pinjaman bahkan dengan cara kekerasan dengan menyewa beberapa preman. Peminjam akan dipaksa mengembalikan pinjaman dengan mengambil harta bendanya seperti rumah dan sawah, bahkan tidak jarang memaksa menikahi anak perempuannya.

Walaupun meminjam uang kepada rentenir sangat beresiko akan tetapi masih banyak masyarakat yang tetap melakukannya karena keterpaksaan. Mereka harus memulai usaha sementara modal tidak punya. Mau meminjam uang ke bank sementara jaminan tidak ada dan prosesnya cukup rumit sehingga rentenir menjadi satu-satunya alternatif.


Oke mudah-mudahan kalian bisa memahami sistem rentenir secara umum ya ! Lihat juga pengertian rekomendasi dan contohnya 🙂