PENGERTIAN RESIDIVIS


  • Pengertian residivis dalam hukum pidana itu apa sih ?
  • Apa itu residivis ? Apa arti kata residivis ?
  • Apa yang dimaksud dengan residivis ?
  • Apa pengertian residivis menurut KUHP ?
  • Apa jenis jenis residivis / macam macam residivis ?

Pengertian Residivis


Pengertian Residivis Menurut Para Ahli

Arti residivis adalah :

Pengertian residivis adalah habitual crime atau kejahatan yang dilakukan berulang kali karena sudah menjadi kebiasaan. Hal ini terjadi karena adanya gangguan kejiwaan pada pelakunya. (Bawengan : 1991)

Definisi residivis adalah orang yang melakukan suatu tindak kejahatan tertentu, telah dihukum, dan hukumannya telah dijalani, kemudian orang tersebut melakukan lagi tindakan kejahatan tersebut. (Sri Harini Dwiyatmi : 2006)

Pengertian residivis adalah orang yang melakukan pengulangan tindakan pidana. (Aruan Sakidjo & Bambang Poernomo : 1990)

Residivis adalah penjahat yang sering keluar masuk penjara, secara berulang kali melakukan tindakan kejahatan yang bentuk kejahatannya serupa atau berbeda dari tindak kejahatan sebelumnya. (Kartono : 1981)


Residivis berasal dari bahasa Perancis yaitu “re” yang berarti lagi dan “cado” yang berarti jatuh, dapat disimpulkan bahwa residivis atau yang lebih dikenal dengan pengulangan tindak pidana adalah pengulangan kembali tindak kejahatan atau kriminal yang sebelumnya bisa dilakukannya setelah dikenai hukuman dalam kurun waktu tertentu.

Persyaratan yang harus dipenuhi jika seseorang kembali melakukan tindakan criminal atau residivis, adalah sebagai berikut :

  1. Pelakunya merupakan orang yang sama.
  2. Terulangnya tindak pidana dan tindak pidana yang terdahulu telah dijatuhi pidana oleh keputusan hakim.
  3. Terpidana telah menjalani hukuman atau hukuman penjara yang telah dijatuhkan kepadanya.
  4. Pengulangan terjadi dalam periode waktu tertentu.

Seseorang bisa dikatakan residivis apabila memenuhi riteria yang telah ditentukan atau diatur oleh Undang-Undang. Menurut KUHP, terdapat beberapa jenis residivis, yaitu :

  1. General recidive (residivis umum)

Sifat perbuatan pidana tidak diperhatikan yang berarti jika melakukan kejahatan secara beulang walaupun tindak pidana yang dilakukan tidak sama, tidak semacam, atau tidak segolongan.

  1. Special recidive (residivis spesial)

Sifat perbuatan pidana dalam residivis khusus sangat diperhatikan, dikatakan residivis khusus apabila sifat perbuatan pidana sama atau segolongan dengan tindak pidana sebelumnya.

Berdasarkan KUHP pasal 486, 487 dan 488. Bahwasanya pelaku kejahatan residivis umum akan ditambah sepertiga hukuman, apabila memenuhi syarat berikut :

  1. Pelaku melakukan kesalahan yang sama atau semacamnya.
  2. Antara kejahatan satu dengan kejahatan lainnya sudah ada keputusan hakim.
  3. Pelaku dijatuhi hukuman penjara, bukan kurungan, denda atau semacamnya.
  4. Kejahatan satu dengan kejahatan lainnya tidak lebih dari 5 tahun.

Sedangkan kejahatan residivis khusus diatur dalam KUHP pasal 489 ayat 2, 495 ayat 2, 512 ayat 3. Dan menurut penjelasan yang terdapat pada pasal tersebut, pelanggaran ini memiliki hukuman yang lebih ringan.

Dengan berlakunya hukum dan undang-undang di Negara ini maka diharapkan akan menciptakan sikap masyarakat yang lebih baik. Hingga masyarakat yang pernah melakukan tindak pidana akan sadar atas kesalahannya dan tidak kembali mengulangi kesalahan yang pernah dilakukannya. Selain itu, mereka juga diharapkan untuk ikut berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan menjadi warga yang bertanggung jawab yang bisa hidup secara normal kembali.


Oke itulah penjelasan singkat tentang pengertian residivis dalam hukum pidana. Mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian residivis dalam KUHP secara umum ya ! Lihat juga pengertian revisi 🙂