PENGERTIAN RETENSI REKAM MEDIS


  • Pengertian retensi rekam medis itu apa sih ?
  • Apa itu retensi rekam medis ?
  • Apa arti kata retensi rekam medis ?
  • Apa yang dimaksud dengan retensi rekam medis ?
  • Apa pengertian rekam medis aktif dan inaktif ?

Pengertian Retensi Rekam Medis


Pengertian Retensi Rekam Medis Menurut Para Ahli

Arti retensi rekam medis adalah :

Pengertian retensi rekam medis adalah kegiatan penyusutan atau pengurangan arsip rekam medis dari rak tempat penyimpanan dengan cara memindahkan arsip rekam medis yang inaktif yang saat ini berada di rak aktif menuju ke rak inaktif.  Secara umum, alur dan tahapan retensi rekam medis adalah dengan cara mensortir / memilah arsip sesuai dengan tanggal terakhir pasien tersebut dilayani atau 5 tahun setelah pasien tersebut meninggal dunia.


Retensi berarti menyimpan. Jadi retensi rekam medis adalah sistem yang mengatur jangka waktu penyimpanan berkas rekam medis. Terkadang retensi rekam medis keliru, sebagian orang menganggap retensi rekam medis adalah sistem yang mengatur tata cara pemusnahan rekam medis, padahal itu merupakan hal yang salah. Rekam medis diatur dalam Pemenkes 269/Menkes/Per/III/2008 dalam bab IV pasal 8 yaitu :

  1. Rekam medis pasien rawat inap di rumah sakit wajib disimpan sekurang-kurangnya untuk jangka waktu 5 tahun terhitung dari tanggal terakhir pasien dipulangkan atau pasien berobat.
  2. Setelah batas waktu 5 tahun dilampaui, maka rekam medis bisa dimusnahkan, kecuali ringkasan pulang dan persetujuan rekam medic.
  3. Ringkasan persetujuan dan ringkasan pulang rekam medis hanya disimpan dalam jangka waktu 10 tahun terhitung dari tanggal dibuatnya ringkasan tersebut (apabila telah melakukan persetujuan).

Dan dalam pasal 9 dinyatakan :

  1. Rekam medis berada pada sarana pelayanan kesehatan bukan rumah sakit, wajib disimpan minimal 2 tahun terhitung dari tanggaal terakhir berobat.
  2. Setelah batas waktu tersebut dilewati, maka rekam medis dapat dimusnnahkan.

Secara umum, penyimpanan rekam medis masih menganut atau mengacu pada pernyataan bahwa rekam medis harus disimpan minimal 5 tahun dari tanggal terakhir pasien berobat atau sejak pasien meninggal dunia.

Dalam Jadwal Retensi Aktif (JRA), yang perlu dipahami dalam rekam medis yaitu terdapat rekam medis aktif dan rekam medis inaktif. Demikian pula retensi medis, dikenal 2 macam yaitu retensi medis aktif dan retensi medis inaktif. Dalam JRA terdapat angka-angka yang merupakan angka minimal. Sebuah rumah sakit juga bisa membuat kebijakan retensi tersendiri disesuaikan dengan kebutuhaan pada rumah sakit tersebut. Berkas rekam medis kasus hukum (medikolegal) seperti kasus penaniayaan, aborsi, pembunuhan, pemerkosaan, dsb harus diretensi minimal 20 tahun sebagai berkas aktif.

Pengertian rekam medis aktif adalah rekam medis yang masih digunakan  untuk pelayanan pasien yang bersangkutan. Sedangkan pengertian rekam medis inaktif adalah rekam medis yang sudah tidak digunakan lagi dalam pelayanan pasien yang bersangkutan selama masa yang tercantum pada table JRA diatas atau lebih.

Apabila rekam medis sudah menjadi inaktif dan dipindahkan ke ruang filing inaktif dan pasien bersangkutan dating lagi, maka berkas rekam medis akan diambil kembali dan apabila sudah selesai digunakan untuk pelayanan, maka berkas tersebut akan disimpan kembali di ruang filing aktif.

Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa tujuan retensi rekam medis adalah agar penyimpanan berkas rekam medis aktif berada di ruang filing aktif dan berkas filing inaktif berada di ruang filing inaktif sesuai masa simpan yang telah diberlakukan.


Itulah penjelasan pengertian retensi rekam medis secara singkat. Mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian retensi berkas rekam medis secara umum ya ! Lihat juga pengertian retensi karyawan 🙂