PENGERTIAN RISALAH


  • Pengertian risalah dan fungsinya itu apa sih ?
  • Apa pengertian risalah rapat ?
  • Apa itu risalah ? Apa arti kata risalah dalam Islam ?
  • Apa yang dimaksud dengan risalah ?
  • Apa pengertian risalah lelang ?

Pengertian Risalah


Pengertian Risalah Menurut Para Ahli

Arti risalah adalah :

Pengertian risalah adalah tulisan formal yang meneliti atau membahas topik tertentu dengan menggunakan metode dan prinsip tertentu secara sistematis, hati-hati dan teliti.

Pengertian risalah rapat adalah catatan rapat yang dibuat dengan sangat lengkap yang berisi seluruh jalannya pembicaraan yang dilengkapi pula dengan catatan mengenai sifat dan jenis rapat, tempat, hari & tanggal rapat, waktu pembukaan serta penutupan rapat, jumlah undangan yang hadir dsb.

Pengertian risalah lelang adalah bentuk laporan mengenai jalannya lelang yang disusun secara teratur dan dipertanggungjawabkan oleh Pejabat Lelang. Risalah lelang ini merupakan dokumen resmi dan mempunyai sifat mengikat di dalamnya, seringkali disebut dengan Berita Acara Lelang.

Pengertian risalah dalam Islam adalah ilmu yang mempelajari tentang sejarah-sejarah yang ada pada Al Qur’an.


Adapun arti kata risalah dalam KBBI yaitu yang dikirimkan (surat), surat edaran, karangan ringkas mengenai suatu masalah ilmu pengetahuan atau laporan rapat atau notula. Yang akan dibahas secara lebih lanjut dalam artikel ini adalah risalah rapat.

Secara umum, risalah rapat adalah dokumentasi yang berisi informasi yang disampaikan selama rapat berlangsung. Biasanya, dalam risalah berisi nama peserta, keputusan atau komitmen yang dibuat peserta, agenda atau hal-hal yang didokumentasikan dalam rapat untuk ditinjau di masa yang akan datang atau sebagai riwayat.

Risalah dapat dikatakan baik apabila isinya terfokus pada keputusan dan komitmen yang dibuat bersama oleh seluruh peserta. Komitmen peserta dibatasi oleh waktu pemenuhan dan berbagai rincian yang perlu dimengerti oleh semua peserta rapat.

Dalam membuat risalah yang efektif, tidak seharusnya mencantumkan seluruh pembicaraan dalam diskusi tersebut. Di dalam risalah, tidak perlu dicantumkan siapa dan berkata apa, kecuali dalam berita acara rapat pengadilan, rapat pendapat atau rapat yang lainnya yang memerlukan pencantuman semua kata-kata pendapat.

Setelah risalah dibuat, idealnya dibagikan kepada semua peserta maksimal 24 jam setelah rapat selesai. Hal itu ditujukan agar semua peserta dapat menindak lanjuti komitmen yang sudah diputuskan selama rapat. Pada rapat yang berkesinambungan, risalah sebelumnya dapat ditunjukan sebagai acuan dasar untuk proses koreksi atau langkah selanjutnya. Risalah rapat berkontribusi efektif terhadap keberhasilan rapat apabila ditulis dan dibagikan pada waktu yang tepat.

Risalah rapat dapat mengikat komitmen diantara peserta rapat, namun terkadang tidak cukup kuat apabila dijadikan sebagai dasar dalam pengamilan keputusan. Dan apabila terdapat keputusan yang diluar wewenang rapat, maka hal itu akan menjadi hal yang cukup rumit. Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, maka dibuatlah aturan untuk penandatanganan risalah oleh atasan.

Apabila rapat internal, maka yang harus menandatangani adalah supervisor, dan apabila eksternal maka yang harus menandatangani adalah dua level diatas supervisor. Pembuatan aturan ini ditujukan untuk melindungi pekerja dari konsekuensi hukum yang mungkin timbul dari keputusan rapat yang telah dibuatnya. Apabila diketahui dan ditandatangani oleh atasan, maka hal tersebut dapat mengembalikan fungsi kewenangan yang sesuai dengan posisi jabatannya.


Oke itulah penjelasan singkat tentang pengertian risalah dan contohnya. Mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian risalah dan fungsinya secara umum ya ! Lihat juga pengertian residivis 🙂