PENGERTIAN SINKRONIK DAN DIAKRONIK


  • Pengertian sinkronik dan diakronik beserta contohnya itu apa sih ?
  • Apa itu sinkronik dan diakronik ?
  • Apa arti kata sinkronik dan diakronik ?
  • Apa yang dimaksud dengan sinkronik dan diakronik ?
  • Apa pendekatan sinkronik dan diakronik dalam sejarah ?

Pengertian Sinkronik dan Diakronik


Pengertian Sinkronik dan Diakronik Menurut Para Ahli

Arti sinkronik dan diakronik adalah :

Pengertian sinkronik suatu pokok masalah yang ada dalam suatu waktu tertentu, sedangkan pengertian diakronik adalah berbagai hal yang berbeda yang terdapat di sepanjang waktu. (Gordon : 2002)

Pengertian sinkronik adalah suatu studi mengenai sistem bahasa pada kondisi tertentu yang tidak mengindahkan atau mengabaikan waktu. Sementara pengertian diakronik adalah studi tentang evolusi bahasa yang terjadi dalam setiap waktu. (sinkronik dan diakronik dalam linguistik – Culler : 1990).


Kita semua barangkali pernah mendengar semboyan terkenal dari mantan Presiden Soekarno yaitu jasmerah yang artinya jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Kita diingatkan agar jangan pernah melupakan sejarah dan belajar darinya. Dengan itu kita diharapkan dapat mengambil pelajaran dan jangan sampai mengulangi sejarah yang buruk. Mengingat sejarah juga merupakan bentuk tanda terima kasih kita kepada para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan sehingga sebagai generasi muda kita harus bekerja keras untuk mempertahankan dan membangun negara kita.

Dalam mempelajari sejarah ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan diantaranya sinkronik dan diakronik. Mempelajari sejarah dengan pendekatan atau pola pikir sinkronik dilakukan dengan mempelajari sejarah dan semua aspeknya secara mendalam akan tetapi terbatas pada waktu tertentu saja.

Misalnya mempelajari sejarah kondisi ekonomi rakyat pada zaman penjajahan Jepang, dengan pendekatan sinkronik kita akan mempelajari gejala atau fenomena yang terjadi di masyarakat sehubungan dengan kondisi perekonomian pada zaman penjajahan Jepang. Pendekatan sinkronik dapat dikatakan pendekatan yang meluas dari segi ruang akan tetapi terbatas dari segi waktu. Artinya kita hanya akan membahas peristiwa sejarah pada waktu tertentu saja akan tetapi dapat digali secara mendalam mengenai peristiwa-peristiwa pada masa tersebut.

Diantara ciri-ciri pendekatan sinkronik adalah sejarah yang dipelajari terbatas pada waktu tertentu saja, fokus pada pola-pola, karakter, dan gejala dari suatu peristiwa, sifatnya horizontal, tidak dapat dibandingkan karena pendekatannya hanya pada waktu tertentu saja, mempelajari sejarah dalam cakupan yang lebih sempit, serta mempelajari sejarah secara sistematis, lebih serius, dan mendalam.

Kebalikannya mempelajari sejarah dengan pendekatan atau pola pikir diakronik dilakukan dengan mengurutkan peristiwa-peristiwa sejarah sesuai urutan waktu. Dimana kita berupaya melihat sejarah dalam rentang waktu sehingga dapat diamati perubahan sejarah dari masa ke masa. Pendekatan seperti ini bersifat vertikal dan dapat dibandingkan. Dengan demikian dapat dianalisa pola perubahan dari waktu ke waktu, bagaimana suatu keadaan muncul setelah keadaan yang lain, atau mengapa suatu keadaan dapat berkembang atau bertahan. Contohnya sejarah terjadinya revolusi fisik di Indonesia pada tahun 1945-1949.


Oke mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian sinkronik dan diakronik dalam sejarah dan contohnya secara umum ya ! Lihat juga pengertian densitas dan viskositas 🙂