PENGERTIAN SORTASI BESERTA CONTOHNYA


  • Pengertian sortasi beserta contohnya itu apa sih ?
  • Apa itu sortasi ? Apa arti kata sortasi ?
  • Apa yang dimaksud dengan sortasi basah ?
  • Apa pengertian sortasi benih ?
  • Apa pengertian sortasi dan grading ?

Pengertian Sortasi


Pengertian Sortasi Menurut Para Ahli

Arti sortasi adalah :

Pengertian sortasi adalah kegiatan memisahkan atau memilah-milah suatu komoditas atas dasar perbedaan faktor mutu namun belum sampai ke tahap penggolongan tingkat mutunya (grading). Jika proses pemisahan menghasilkan suatu tingkat mutu (grade) yang didasarkan pada standar mutu tertentu maka proses pemisahan tersebut dinamakan grading.

Pengertian sortasi benih adalah proses pemilihan benih yang bernas, berpenampilan baik, sehat, tidak keras, tidak keriput dan sudah masak baik secara fisik maupun fisiologis. (Rohandi & Widyani : 2007)

Pengertian sortasi buah adalah proses pemilahan atau pemisahan buah yang baik dari yang rusak atau cacat serta dari bermacam benda asing lainnya. Tujuan sortasi buah adalah untuk mendapatkan kualitas buah yang baik.

Pengertian sortasi basah adalah suatu proses pemilahan tanaman yang masih dalam kondisi segar. Kegiatan sortasi ini dilakukan terhadap kerikil, rumput-rumputan, tanah, bagian tanaman yang rusak dan bagian tanaman lainnya yang tidak digunakan. Setelah disortasi maka tanaman tersebut harus dicuci dengan air yang mengalir supaya bersih dan terjaga kondisinya.

Pengertian sortasi kering adalah proses pemilihan bahan-bahan yang telah mengalami proses pengeringan. Sortasi ini pada umumnya dilakukan terhadap bahan-bahan yang rusak ataupun bahan yang terlalu gosong.

Definisi sortasi manual adalah sortasi yang menggunakan indera manusia contohnya sortasi menurut warna dan tingkat kerusakan yang bisa dilihat mata.

Definisi sortasi mekanis adalah sortasi yang menggunakan mesin atau alat tertentu contohnya sortasi menurut ukuran atau berat yang diukur dengan meteran dan timbangan.


Mungkin kita bertanya-tanya mengapa barang-barang yang dijual di pasar modern seperti supermarket harganya lebih tinggi daripada barang-barang yang dijual di pasar tradisional. Jika kita perhatikan jarang sekali bahkan hampir tidak ada barang-barang yang dijual di supermarket yang berkualitas buruk seperti cacat atau busuk, sementara masih ada dan cukup banyak kios-kios di pasar tradisional yang menjual barang-barang dalam kondisi bercampur, ada yang berkualitas baik dan ada pula yang berkualitas buruk.

Mengapa demikian? Karena di supermarket mereka menerapkan manajemen pengendalian mutu sehingga sebelum barang-barang tersebut dijual dilakukan proses sortasi atau pemilahan terlebih dahulu dimana barang atau produk dipisahkan atau dipilah mana yang layak dijual dan mana yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan sehingga didapatkan barang dengan kualitas baik.

Bahkan lebih jauh lagi barang-barang yang sudah dipilah masih dikelompokkan lagi berdasarkan kriteria tertentu seperti ukuran, bobot, dan lain-lain sehingga semakin memudahkan konsumen menemukan barang yang diinginkan. Contohnya seperti sortasi terhadap buah jeruk, dipilih mana buah jeruk yang cacat atau busuk dan dipisahkan dengan buah jeruk yang bagus.

Dengan melakukan sortasi pihak penjual dapat menjamin bahwa barang-barang yang dijual benar-benar berkualitas baik sehingga dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi. Selain itu dengan melakukan sortasi juga dapat mencegah barang berkualitas bagus ikut membusuk karena disatukan dengan barang-barang dalam kondisi busuk.

Sementara itu barang yang dalam kondisi busuk atau cacat dapat diolah lebih lanjut, seperti pada buah jeruk yang busuk dapat dibuang bagian busuknya, diperas, dan dijadikan jus buah sehingga lebih bermanfaat, atau barang yang cacat dapat dijual secara obral. Dengan adanya sortasi pembeli juga diuntungkan karena memudahkan mereka ketika berbelanja, mereka tidak perlu repot-repot lagi memilih barang karena kualitasnya sudah terjamin.

Sortasi dapat dilakukan baik secara manual atau menggunakan mesin. Sortasi secara manual mengandalkan panca indera manusia dan membutuhkan ketelitian yang tinggi. Biasanya melibatkan tenaga kerja dalam jumlah yang lebih banyak karena kemampuan manusia yang terbatas. Sementara sortasi menggunakan mesin biayanya lebih murah karena jumlah tenaga kerja yang diperlukan lebih sedikit namun membutuhkan modal awal yang cukup besar untuk membeli mesin sortasi. Selain itu sortasi menggunakan mesin tetap membutuhkan tenaga manusia untuk memeriksa kembali jika ada yang terlewat oleh mesin.


Oke itulah penjelasan singkat tentang pengertian sortasi beserta contohnya. Mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian dan tujuan sortasi dan grading secara umum ya ! Lihat juga pengertian soho (small office home office) 🙂