PENGERTIAN SUBJEKTIF DAN OBJEKTIF DALAM SEJARAH


  • Pengertian subjektif dan objektif dalam sejarah itu apa sih ?
  • Apa itu subjektif dan objektif dalam sejarah ?
  • Apa yang dimaksud dengan subjektif dan objektif ?
  • Apa konsep objektif dan subjektif dalam sejarah ?
  • Bedakan pengertian sejarah dalam arti subjektif dan objektif !

Pengertian Subjektif dan Objektif


Pengertian Subjektif dan Objektif Dalam Sejarah Menurut Para Ahli

Arti subjektif dan objektif dalam sejarah adalah :

Pengertian objektif dalam sejarah adalah sejarah yang terjadi di luar pengetahuan manusia atau di luar dugaan manusia. Contohnya sejarah terjadinya gempa bumi dan berbagai bencana yang diakibatkan oleh alam. Sedangkan pengertian subjektif dalam sejarah adalah sejarah yang terjadi sepengetahuan manusia atau yang diakibatkan oleh manusia itu sendiri. Contohnya sejarah tentang penemuan, perang dsb. (Prof. Dr. Kuntowijoyo dalam buku Pengantar Ilmu Sejarah tahun 2005)


Sejarah merupakan peristiwa masa lalu yang tidak akan mungkin terjadi lagi. Kalaupun terjadi peristiwa yang mirip atau yang seperti dikatakan orang bahwa sejarah mungkin berulang, tetap saja keduanya adalah peristiwa yang berbeda. Ibaratnya kejadian satu detik yang lalu kini telah menjadi sejarah dan tidak dapat diulang kembali.

Mempelajari sejarah memang tidak mudah karena ia merupakan peristiwa yang telah terjadi di masa lalu dimana para pelaku dan saksi mata mungkin sudah ada yang meninggal dunia, atau kalaupun masih hidup ingatan mereka mungkin sudah mulai berkurang terhadap peristiwa tersebut. Ditambah lagi kesaksian mereka terhadap tentu bersifat subjektif menurut sudut pandang mereka serta tidak lengkap sebatas apa yang mereka ketahui.

Untuk mempelajari sejarah secara objektif seratus persen dan mendapatkan kebenaran yang sebenar-benarnya bagaimana sebuah peristiwa terjadi memang tidak mungkin karena objek yang kita pelajari adalah peristiwa masa lalu yang berkaitan dengan manusia lengkap dengan kebudayaannya yang sangat dinamis. Lalu apa sebenarnya pengertian subjektif dan objektif dalam sejarah dalam arti yang sebenarnya ?

Pengertian objektif dalam sejarah adalah bagaimana sebuah peristiwa sejarah terjadi apa adanya dan dapat diukur tanpa dipengaruhi oleh persepsi atau pemikiran seseorang. Biasanya berkaitan dengan fakta sejarah yang bersifat kuantitatif seperti tahun dan pelaku sebuah peristiwa, Misalnya fakta bahwa peristiwa proklamasi kemerdekaan republik Indonesia terjadi pada tahun 1945 dan diproklamirkan oleh Ir. Soekarno.

Sedagkan pengertian subjektif dalam sejarah adalah kisah sejarah yang melibatkan sedikit atau banyak unsur subjektif dari diri manusia selaku orang yang mempelajari sejarah tersebut. Adapun yang mempengaruhi nilai subjektif manusia antara lain seperti latar belakang pendidikan, kecenderungan, persepsi, keberpihakan pribadi, nilai-nilai kehidupan yang dianutnya, dan lain sebagainya.

Subjektif berarti juga bagaimana seorang penulis sejarah membangun dan merangkai fakta-fakta menjadi sebuah kisah sejarah sangat dipengaruhi oleh hal-hal di atas. Belum lagi fakta-fakta sejarah yang berasal dari kesaksian atau pengakuan seseorang yang bisa sangat subjektif, lupa, atau sengaja berbohong. Seperti fakta mengenai adanya seorang perempuan di Surakarta pada tahun 1910-an yang pandai memainkan musik barat. Dari fakta ini kita belum dapat menyimpulkan bahwa pada saat itu musik barat sudah berkembang di Surakarta karena bisa saja fakta ini adalah prestasi individu wanita tersebut.

Meskipun demikian sejarah harus tetap ditulis sebagai pembelajaran bagi generasi mendatang dan demi ilmu pengetahuan. Seorang penulis sejarah mungkin tidak dapat menghindari unsur subjektif akan tetapi ia harus berupaya seobjektif mungkin menggali sejarah dengan mengumpulkan fakta-fakta dan bukti sejarah lainnya, mengikuti metologi ilmiah, serta meminimalkan persepsi dan kecenderungan pribadi agar sejarah yang ditulis setidaknya mendekati kebenaran.


Oke itulah penjelasan singkat tentang pengertian subyektif dan obyektif dalam sejarah secara umum. Semoga kalian bisa menjelaskan pengertian sejarah dalam pengertian subjektif dan objektif ya. Lihat juga pengertian sistematis dan contohnya 🙂