PENGERTIAN SUBSTANSI KONSTITUSI


  • Pengertian substansi konstitusi secara umum itu apa sih ?
  • Apa itu substansi konstitusi ?
  • Apa arti kata substansi konstitusi ?
  • Apa yang dimaksud dengan substansi konstitusi ?
  • Apa pengertian substansi konstitusi negara Indonesia ?

Pengertian Substansi Konstitusi


Pengertian Substansi Konstitusi Menurut Para Ahli

Arti substansi konstitusi adalah :


Istilah substansi (/sub-stan-si/) dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai suatu ‘isi’, ‘pokok’, ataupun ‘inti’ dari suatu hal. Sedangkan istilah konstitusi (/kon-sti-tu-si/) dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia didefinisikan sebagai segala ketentuan serta aturan mengenai ketatanegaraan. Sering pula, konstitusi disamakan artinya sebagai undang-undang dasar suatu negara.

Namun, Undang-Undang Dasar sendiri dikategorikan hanya sebagai konstitusi tertulis (written constitution), sedangkan konstitusi terdapat pula yang tidak tertulis (unwritten constitution). Sehingga substansi konstitusi dapat diartikan sebagai isi atau pokok dari suatu peraturan ketatanegaraan dan perundang-undangan baik tertulis (written constitution) maupun tidak tertulis (unwritten constitution).

Substansi konstitusi suatu negara secara umum dijelaskan dalam tiga bagian. Yang pertama bagian awal konstitusi yang berisi tentang :

  • Dasar filsafat negara
  • Asas dan tujuan negara.
  • Konsideran atau dasar-dasar pertimbangan suatu undang-undang dasar

Yang kedua adalah isi konstitusi yang memuat :

  • Identitas negara, lagu kebangsaan, bendera, bahasa, dan lambang negara
  • Sifat, bentuk pemerintahan dan bentuk negara
  • Jaminan HAM
  • Ketentuan organisasi, kedudukan, cara pembentukan, wewenang dan lembaga – lembaga negara.

Yang ketiga merupakan bagian akhir dari konstitusi yang menjabarkan tentang tata – cara perubahan konstitusi.

Sedangkan, Sri Sumantri menjelaskan substansi konstitusi dalam tiga hal pokok, yakni

  1. Adanya jaminan terhadap HAM (hak asasi manusia) dan warga negara.
  2. Ditetapkannya suatu susunan ketatanegaraan negara yang sifatnya fundamental.
  3. Adanya pembatasan dan pembagian tugas ketatanegaraan yang bersifat fundamental. Pembagian dan pembatasan tugas ini secara umum menganut pembagian yang dikemukakan oleh Montesquieu, yakni (1) Legislatif, yaitu kekuasaan dalam hal membuat UU ; (2) Eksekutif, yaitu kekuasaan di bidang pemerintahan; serta (3) Yudikatif, yaitu kekuasaan di bidang kehakiman.

Dalam sumber lain juga menyebutkan jika substansi konstitusi secara garis besar mencakup hal – hal berikut,

  1. Pernyataan tentang gagasan moral, politik, dan keagamaan.
  2. Ketentuan tentang struktur organisasi negara.
  3. Ketentuan mengenai prosedur mengubah konstitusi.
  4. Ketentuan tentang perlindungan HAM.
  5. Larangan untuk merubah sifat tertentu dari konstitusi.

Oke itulah penjelasan pengertian substansi konstitusi secara umum. Mudah-mudahan kalian bisa menjelaskan pengertian substansi konstitusi negara Indonesia ya ! Lihat juga pengertian progres dan regres 🙂