PENGERTIAN SUMBANGAN HADIAH DAN HIBAH


  • Pengertian sumbangan hadiah dan hibah dan contohnya itu apa sih ?
  • Apa itu sumbangan hadiah dan hibah ?
  • Apa arti kata sumbangan hadiah dan hibah ?
  • Apa yang dimaksud dengan sumbangan hadiah dan hibah ?
  • Apa perbedaan sumbangan hadiah dan hibah ?

Pengertian Sumbangan Hadiah dan Hibah


Pengertian Sumbangan Hadiah dan Hibah Menurut Para Ahli

Arti sumbangan hadiah dan hibah adalah :

Pengertian sumbangan adalah suatu pemberian yang bersifat santuan dan bertujuan untuk memberikan bantuan serta sokongan. (Poerwadarminta : 1983)

Pengertian hibah adalah suatu bentuk perjanjian yang mana si penghibah semasa hidupnya menyerahkan sesuatu benda yang berguna bagi keperluan si penerima hibah secara cuma-cuma dan tidak bisa ditarik kembali. (Burgerlijk Werboek dalam buku Kitab Undang Undang Hukum Perdata tahun 2007)

Pengertian hadiah adalah suatu pemberian yang bisa diinterpretasikan sebagai bentuk keterlibatan pemberi dalam peristiwa suka maupun duka yang dialami oleh penerima, sebagai sebuah ajakan pertemanan, membangun relasi, sebagai ucapan permintaan maaf atau terima kasih, sebagai simbol cinta dan berbagai bentuk ekspresi emosional lainnya. (Van Baal : 1975 dalam Sherry : 1983)

Pengertian sumbangan dalam pajak adalah segala macam bentuk pemberian bantuan yang dilakukan oleh Wajib Pajak, contohnya sumbangan bencana nasional, sumbangan fasilitas pendidikan, sumbangan dalam rangka penelitian dan pengembangan, serta sumbangan yang bertujuan untuk pembinaan olahraga.

Persamaan sumbangan hadiah dan hibah adalah sama-sama tidak mengharuskan si penerimanya untuk mengembalikan apa yang telah diterimanya. Contohnya sumbangan dana banjir kepada para korban banjir.


Kebanyakan orang pasti senang mendapat pemberian, apakah bentuknya hadiah, sumbangan, atau hibah. Apalagi pada saat orang itu benar-benar membutuhkan sesuatu lalu mendapat pemberian, rasanya senang sekali.

Baik sumbangan, hadiah, maupun hibah dapat diberikan kepada seseorang atau sekelompok orang dimana penerimanya tidak diwajibkan untuk mengembalikan pemberian tersebut. Contohnya seperti hadiah yang diterima saat seseorang berulang tahun, menikah, atau memenangkan suatu perlombaan. Atau sumbangan yang diberikan kepada korban bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan lain sebagainya.

Karena berbentuk pemberian yang sifatnya sukarela maka baik sumbangan, hadiah, atau hibah perolehannya tidak dapat dipastikan, tergantung keinginan dan kerelaan pihak yang memberi. Seperti sumbangan kepada korban bencana alam yang merupakan bentuk kepedulian orang-orang terhadap sesama yang sedang kesulitan. Besarnya sumbangan ditentukan oleh kemampuan dan kerelaan orang yang menyumbang.

Selain itu sumbangan, hadiah, atau hibah otomatis menjadi hak milik orang yang menerimanya sehingga mereka tidak wajib mengembalikannya kepada orang yang memberi, berbeda dengan pinjaman yang harus dikembalikan sesuai dengan kesepakatan.

Meskipun ketiga istilah ini sama-sama bermakna pemberian akan tetapi masing-masing istilah digunakan pada kondisi dan tujuan yang berbeda. Istilah sumbangan cenderung ditujukan pada pemberian yang berbentuk bantuan atau sokongan kepada orang yang sedang membutuhkan. Seperti sumbangan untuk teman yang sedang ditimpa musibah atau sedang mengalami kesulitan. Bentuknya dapat bermacam-macam dan tidak harus berbentuk benda seperti sumbangan tenaga dan pikiran.

Sementara istilah hadiah digunakan untuk pemberian berupa kenang-kenangan, cenderamata, penghargaan, atau penghormatan. Bisa juga sebagai ganjaran atau konsekuensi atas prestasi yang telah diraih. Seperti hadiah kepada teman yang baru menikah, cenderamata kepada teman yang akan pergi atau berpisah, atau hadiah kepada seseorang yang telah meraih prestasi atau memenangkan perlombaan.

Lain halnya dengan istilah hibah yang cenderung digunakan untuk pemberian berupa pengalihan hak atau kepemilikan suatu benda kepada orang lain. Seperti hibah tanah dari seorang pengusaha untuk pemakaman umum, mesjid, dan lain sebagainya. Atau hibah tanah adat yang diberikan masyarakat suatu desa kepada pemerintah daerah untuk pembangunan puskesmas.


Oke itulah penjelasan pengertian sumbangan hadiah dan hibah beserta contohnya secara singkat. Mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian sumbangan hadiah dan hibah dan contohnya secara umum ya ! Lihat juga pengertian substrat dan contohnya 🙂