PENGERTIAN TABIAT


  • Pengertian tabiat manusia itu apa sih ?
  • Apa itu tabiat ? Apa arti kata tabiat ?
  • Apa yang dimaksud dengan tabiat ?
  • Apa perbedaan tabiat dan watak ?
  • Apa arti tabiat dalam Islam ?

Pengertian Tabiat


Pengertian Tabiat Menurut Para Ahli

Arti tabiat adalah :

Pengertian tabiat adalah sifat yang sudah ada di dalam diri manusia tanpa dikehendaki ataupun diupayakan. (M. Furqon Hidayatullah : 2010)

Pengertian tabiat adalah sesuatu perkara yang senantiasa selalu kita lakukan sehingga perkara tersebut menjadi mudah. Pendek kata, tabiat adalah tingkah laku yang sifatnya berulang. (Jack Canfiel dkk : 2000)

Pengertian tabiat dalam Islam adalah citra batin suatu individu yang menetap (al-sukun). Bentuk citra ini terdapat pada konstitusi (al-Jabillah) individu yang Allah SWT ciptakan. Tabiat adalah daya dari nafs kulliyah yang berfungsi dalam menggerakkan jasad manusia. (Ibn Maskawaih : 1994)


Selama ini kita sering menyamaratakan istilah-istilah seperti tabiat, watak, perilaku, dan sikap dengan maksud yang sama. Seseorang yang suka berbuat jelek seperti menjahati orang, berjudi, dan berkelahi disebut bertabiat atau berwatak jelek, sebaliknya orang yang gemar berbuat baik seperti dermawan dan rendah hati disebut bertabiat atau berwatak baik. Apa sebenarnya maksud dari tabiat itu? Apakah sama maknanya dengan watak, sikap, atau perilaku?

Dalam ilmu psikologi istilah tabiat berbeda maknanya dengan istilah watak ataupun sikap. Tabiat, temperamen, atau pembawaan merupakan kondisi atau sifat kejiwaan seseorang seperti kondisi emosi, mudah atau tidak terpancing emosinya, kekuatan dan kecepatan reaksinya, dan suasanan hatinya yang terkait dengan kondisi tubuhnya yang khas dan bersifat genetik seperti kondisi cairan dalam tubuh, pencernaan, kelenjar, saraf, keadaan hormon, dan lain sebagainya.

Misalnya orang dengan tipe kolerisi dimana secara fisik memiliki banyak empedu kuning di dalam tubuhnya, orang ini secara kejiwaan memiliki sifat garang, agresif, hebat, dan lekas marah. Sehingga ketika terjadi hal-hal yang dapat memicu emosinya dia akan langsung marah dengan hebat, dan ini terjadi secara spontan. Dan setelah beberapa waktu biasanya dia akan sadar dan mulai reda rasa marahnya. Orang dengan tabiat seperti ini pada dasarnya tidak jahat, hanya saja ia sangat sulit untuk menahan rasa marahnya jika terpancing sesuatu yang tidak menyenangkan.

Karena tabiat berhubungan dengan kondisi jasmani yang sifatnya genetik atau turunan maka sangat sulit mengubah tabiat seseorang. Tabiat seseorang tidak dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar, bahkan oleh kemauan atau keinginan hati orang tersebut. Selain itu tabiat juga tidak dapat dikembangkan karena tergantung kondisi jasmani yang sudah begitu adanya.

Kita dapat menilai temperamen seseorang dari tiga aspek yaitu motalitas, vitalitas, dan emosionalitas. Motalitas berhubungan dengan kegesitan atau kelincahan seseorang dalam bergerak yang ditentukan oleh saraf perifer, tulang, dan otot. Contohnya dalam dunia kerja, ada teman yang ketika bekerja sikap dan gerakannya sangat tenang, sementara ada juga teman yang bekerja dengan gesit dan lincah.

Sementara vitalitas berhubungan dengan daya atau semangat hidup yang ditentukan oleh saraf otonom dan keadaan hormonal. Contohnya kita pasti pernah bertemu orang yang sangat bersemangat dan bergairah melakukan sesuatu, sementara ada juga orang yang terlihat kurang agresif dan cenderung mudah bosan ketika melakukan sesuatu.

Dan aspek terakhir adalah emosionalitas atau daya rasa seseorang yang ditentukan oleh saraf pusat dan keadaan neuro-hormonal dalam tubuhnya. Misalnya ketika dihadapkan pada kondisi yang mengejutkan seperti ada keluarga yang meniggal dunia. Semua orang pasti sedih namun ada orang yang menyikapinya dengan tenang dan ada juga yang menyikapinya dengan emosional.


Oke itulah penjelasan singkat tentang pengertian tabiat manusia & contoh tabiat manusia. Mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian tabiat manusia secara umum ya ! Lihat juga pengertian ta’awun dan contohnya 🙂