PENGERTIAN TENDENSI DAN CONTOHNYA


  • Pengertian tendensi itu apa sih ?
  • Apa itu tendensi ? Apa arti kata tendensi ?
  • Apa yang dimaksud dengan tendensi ?
  • Apa contoh tendensi sentral dalam statistika ?
  • Apa yang dimaksud dengan tendensi sentral berikan contohnya !

Pengertian Tendensi


Pengertian Tendensi Menurut Para Ahli

Arti tendensi adalah :

Pengertian tendensi adalah satu set atau satu disposisi untuk bertingkah laku dengan suatu cara tertentu ; atau suatu sikap keberpihakan / kecenderungan terhadap objek permasalahan tertentu.

Pengertian tendensi ekspansif adalah mempunyai kecenderungan untuk lebih terbuka, berterus terang tanpa ditutup-tutupi (dalam psikologi).

Pengertian tendensi beragama adalah tabiat manusia untuk hidup dengan menganut agama dalam bentuk apapun.


Istilah tendensi merupakan istilah yang umum digunakan dalam berbagai bidang mulai dari sosial budaya, ekonomi, hingga statistika. Secara umum, pengertian tendensi adalah kecenderungan atau kecondongan terhadap sesuatu hal. Misalnya seorang model memiliki tendensi menderita anorexia (gangguan psikis dimana penderita selalu merasa kelebihan berat badan dan membiarkan dirinya kelaparan meskipun faktanya tubuh penderita sudah sangat kurus), atau seorang anak korban kekerasan rumah tangga yang memiliki tendensi menjadi pelaku kekerasan di masa dewasa. Pada contoh-contoh di atas istilah tendensi bermakna bahwa orang tersebut berkemungkinan besar mengalami apa yang disebutkan meskipun belum pasti seratus persen.

Dalam ilmu ekonomi, ada istilah tendensi ekonomi atau kecenderungan ekonomi. Lalu apa pengertian tendensi ekonomi? Sejatinya tendensi ekonomi adalah sebutan lain untuk hukum ekonomi. Mengapa demikian? Karena hukum ekonomi berisi kecenderungan-kecenderungan ekonomi yang sifatnya tidak mutlak. Ada asumsi-asumsi tertentu yang harus dipenuhi agar suatu hukum ekonomi dapat diaplikasikan.

Contohnya hukum permintaan yang menyatakan jika harga produk naik maka permintaan terhadap produk tersebut akan berkurang, begitu pula sebaliknya. Hukum ini hanya berlaku dengan catatan : selera masyarakat tidak berubah, pendapatan masyarakat tetap, tidak ada produk sejenis sebagai pengganti, harga produk lain tetap, serta harapan pada masa depan tidak berubah.

Dalam ilmu statistika dikenal istilah tendensi sentral (kecenderungan pusat). Apa pengertian tendensi sentral dan contohnya?

Pengertian tendensi sentral adalah nilai-nilai sentral statitistik dari suatu distribusi data. Dimana nilai-nilai sentral ini dapat mewakili seluruh data yang ada dan biasanya data-data dalam suatu kelompok data memiliki tendensi/cenderung berpusat pada nilai-nilai sentral ini. Diantara nilai-nilai sentral ini adalah mean (nilai rata-rata), median (nilai tengah), serta modus (nilai yang paling sering muncul).

Misalnya pada pengolahan data usia pengunjung sebuah kafe. Setelah diolah secara statistik didapatkan nilai mean, median, dan modusnya. Dari nilai-nilai sentral ini dapat kita ambil kesimpulan yang dapat dipergunakan untuk pengembangan kafe ke depannya dan penentuan startegi penjualan. Seperti dari nilai mean kita dapat mengetahui kelompok usia rata-rata pengunjung kafe, apakah anak-anak, remaja, dewasa, atau orang tua. Dari nilai modus kita juga dapat mengetahui kelompok usia mana yang paling sering mengunjungi kafe. Dari informasi ini kita bisa menentukan menu apa yang paling tepat disajikan, musik seperti apa yang diputar, hingga warna yang paling cocok untuk  interior kafe.


Oke mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian tendensi dan contohnya secara umum ya ! Lihat juga pengertian tambo dan contohnya 🙂