PENGERTIAN TERSANGKA TERDAKWA DAN TERPIDANA


  • Pengertian tersangka terdakwa dan terpidana itu apa sih ?
  • Apa itu tersangka terdakwa terpidana ?
  • Apa yang dimaksud tersangka terdakwa terpidana ?
  • Apa perbedaan tersangka terdakwa dan terpidana ?
  • Apa hak tersangka terdakwa dan terpidana ?

Pengertian Tersangka Terdakwa dan Terpidana


Pengertian Tersangka Terdakwa Terpidana Menurut Para Ahli

Arti tersangka terdakwa dan terpidana adalah :

Belum lama ini kita begitu sering mendengar istilah-istilah hukum di televisi yang menayangkan siaran langsung sidang kasus pembunuhan dengan kopi bersianida yang begitu terkenal. Contohnya istilah tersangka, terdakwa, serta terpidana. Mungkin sebagian kita masih suka tertukar menggunakan ketiga istilah ini. Untuk itu mari kita lihat pengertian ketiga istilah ini satu-persatu.

Pengertian tersangka adalah seseorang yang karena keadaan atau perbuatan yang dilakukannya patut diduga melakuan suatu kejahatan atau tindak pidana yang didukung oleh bukti permulaan yang cukup. Minimal berupa laporan polisi dan satu alat bukti yang sah seperti keterangan ahli yang berhubungan dengan tindak pidana yang disangkakan, keterangan saksi yang melihat, mendengar, atau mengalami sendiri peristiwa kejahatan tersebut, petunjuk-petunjuk yang menunjukkan telah terjadinya suatu tindak pidana dan pelakunya, surat-surat yang berhubungan dengan pemeriksaan tindak pidana tersebut seperti berita acara pemeriksaan, serta keterangan terdakwa mengenai kejadian yang ia lakukan, ketahui, atau alami sendiri.

Status tersangka tidak serta merta menyatakan orang tersebut bersalah, perlu penyidikan lebih lanjut dan pembuktian di pengadilan untuk benar-benar memastikan seorang tersangka benar-benar bersalah.

Beberapa hak tersangka adalah sebagai berikut :

  • Hak untuk diperiksa, diajukan ke pengadilan, dan diadili.
  • Hak untuk memberikan keterangan kepada hakim dan penyidik.
  • Hak mendapatkan bantuan hukum dari Advoka.
  • Hak untuk mendapatkan juru bahasa.
  • Hak menghubungi dokter bagi tersangka yang ditahan.
  • Hak untuk diberitahukan kepada keluarganya ataupun dikunjungi keluarga yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan perkara demi kepentingan pekerjaan dsb.

Selanjutnya ketika penyidik melakukan penyidikan lebih lanjut dan menemukan bukti-bukti lain sehingga ia memiliki keyakinan bahwa si tersangka benar-benar bersalah barulah kasusnya akan dilanjutkan ke pengadilan dan status si tersangka naik menjadi terdakwa. Dimana tersangka akan dituntut, diperiksa, serta diadili di muka pengadilan. Pendek kata, pengertian terdakwa adalah tersangka yang dituntut, diperiksa, dan kemudian diadili di meja hijau.

Beberapa hak terdakwa adalah sebagai berikut :

  • Mempunyai hak yang kurang lebih sama seperti hak tersangka.
  • Hak untuk diadili di sidang yang terbuka untuk umum.
  • Hak mengajukan saksi.
  • Hak tidak dibebani kewajiban suatu pembuktian.
  • Hak meminta banding terhadap keputusan pengadilan tingkat pertama (pengecualianterhadap putusan bebas) dsb.

Di pengadilan semua bukti-bukti akan diuji secara adil. Jaksa akan berusaha membuktikan bahwa terdakwa benar-benar bersalah berdasarkan bukti-bukti dan keterangan yang ada. Sementara terdakwa dibantu kuasa hukumnya juga diberikan kesempatan untuk membela diri dengan bukti dan argumen yang tepat.

Dan pada akhirnya keputusan berada di tangan hakim yang akan menentukan apakah terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana tersebut dan dijatuhi vonis hukuman, atau malah dinyatakan bebas dari segala tuduhan. Jika terdakwa diputuskan bersalah dan dijatuhi vonis hukuman dimana keputusan ini telah memperoleh kekuatan hukum tetap maka statusnya naik menjadi terpidana dan ia wajib menjalani masa hukuman. Pendek kata, pengertian terpidana adalah terdakwa yang dipidana berdasarkan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Adapun hak terpidana adalah sebagai berikut :

  • Hak mendapatkan petikan surat putusan pengadilan.
  • Saat menjalani hukuman, terpidana berhak untuk menghubungi dan didampingi oleh pengacara, serta menghubungi pihak keluarga untuk mendapatkan bantuan hukum atau untuk kepentingan penangguhan penahanan.
  • Hak untuk surat menyurat kepada penasehat hukum atau keluarga tanpa diperiksa.
  • Berhak untuk menghubungi dan menerima kunjungan dokter pribadi.
  • Berhak untuk bebas dari tekanan seperti penyiksaan fisik, intimidasi dsb.

Itulah pengertian tersangka terdakwa dan terpidana dalam hukum pidana secara singkat. Semoga kalian bisa menjelaskan perbedaan tersangka terdakwa dan terpidana secara umum ya ! Lihat juga pengertian termonasti dan contohnya 🙂