PENGERTIAN TIGA DIMENSI DALAM SEJARAH


  • Pengertian tiga dimensi waktu dalam sejarah itu apa sih ?
  • Apa itu 3 dimensi waktu sejarah ?
  • Apa yang dimaksud dengan tiga dimensi dalam sejarah ?

Pengertian Tiga Dimensi Waktu Sejarah


Pengertian Tiga Dimensi Dalam Sejarah Menurut Para Ahli

Arti tiga dimensi waktu dalam ilmu sejarah yaitu :

Meskipun sejarah adalah peristiwa masa lalu yang tidak mungkin dapat kita ubah namun melalui sejarah kita dapat mengambil berbagai hikmah dan pelajaran untuk menjalani masa sekarang dan mengantisipasi masa depan. Suatu peristiwa sejarah dibentuk oleh tiga dimensi yaitu dimensi ruang, waktu, dan manusia. Lalu apa makna dari tiga dimensi waktu peristiwa sejarah ini?

Maksud dari pengertian tiga dimensi dalam sejarah di sini adalah “tanpa ketiga dimensi tersebut maka suatu peristiwa sejarah tidak akan pernah terwujud”. Contohnya peristiwa sejarah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Ada dimensi ruang yaitu tempat terjadinya peristiwa tersebut dalam hal ini kota Jakarta, kemudian ada dimensi waktu yang menyatakan kapan terjadinya peristiwa tersebut yaitu pada tanggal 17 Agustus 1945, dan terakhir ada dimensi manusia sebagai pelaku dalam peristiwa tersebut yaitu mantan Presiden Soekarno.

Kita dapat memaknai waktu secara denotatif dan secara konotatif. Secara denotatif waktu adalah hitungan detik, menit, jam, hari, minggu, dan seterusnya. Satu jam sama dengan enam puluh menit dan satu menit sama dengan enam puluh detik.

Sementara secara konotatif waktu dipandang sebagai sebuah konsep. Waktu tidak hanya dilihat sebagai hitungan detik demi detik tetapi  terbagi dalam tiga dimensi waktu yaitu waktu yang telah lalu, waktu sekarang, dan waktu yang akan datang. Kita tidak dapat mengatakan tanggal sekian dan jam sekian adalah masa lalu, masa sekarang, atau masa depan. Apa yang kita sebut masa sekarang satu detik ke depan akan menjadi masa lalu, begitu pula apa yang satu detik lalu kita anggap sebagai masa depan dalam hitungan satu detik akan menjadi masa sekarang.

Dimensi waktu tidak terlepas dari dimensi ruang karena suatu peristiwa tidak hanya memerlukan waktu kejadian tapi juga tempat terjadinya peristiwa tersebut. Ruang di sini meliputi semua tempat baik yang ada di daratan, perairan, bahkan hingga luar angkasa. Mulai dari yang paling bawah hingga yang paling atas. Hingga saat ini tidak ada satu peristiwa pun yang terjadi tanpa ada keterangan tempat di mana terjadinya peristiwa tersebut.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah dimensi manusia sebagai pelaku sejarah baik sebagai subjek yang melakukan suatu perbuatan atau sebagai objek yang dikenai perbuatan. Apapun peritiwanya pasti memiliki pengaruh kepada manusia-manusia yang terlibat di dalamnya. Seperti ada manusia yang menjadi korban, diangkat menjadi presiden, dijadikan tawanan, dan lain sebagainya.


Nah itulah penjelasan singkat tentang pengertian tiga dimensi dalam sejarah dan contohnya. Mudah-mudahan kalian bisa lebih memahami pengertian 3 dimensi waktu dalam sejarah ya ! Lihat juga pengertian tiang pancang 🙂