PENGERTIAN TUMBUHAN TINGKAT TINGGI DAN CONTOHNYA


  • Pengertian tumbuhan tingkat tinggi dan contohnya itu apa ?
  • Apa yang dimaksud dengan tumbuhan tingkat tinggi ?
  • Apa itu tumbuhan tingkat tinggi ?
  • Apa contoh tumbuhan tingkat tinggi ?
  • Apa perbedaan tumbuhan tingkat tinggi dan tumbuhan tingkat rendah?

Pengertian Tumbuhan Tingkat Tinggi


Pengertian Tumbuhan Tingkat Tinggi Menurut Para Ahli

Arti tumbuhan tingkat tinggi adalah :

Pengertian tumbuhan tingkat tinggi dan contohnya – Ada begitu banyak jenis tumbuhan di bumi sehingga dibutuhkan pengelompokkan-pengelompokkan terhadap masing-masing tumbuhan agar lebih mudah dikenali dan dipelajari. Berdasarkan kelengkapan dan kesempurnaan fungsi organ yang dimilikinya tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi dua macam yaitu tumbuhan tingkat tinggi dan tumbuhan tingkat rendah. Kali ini kita membahas mengenai tumbuhan tingkat tinggi.

Pengertian tumbuhan tingkat tinggi adalah kelompok tumbuhan yang tingkat perkembangannya sudah tinggi dimana tumbuhan tersebut sudah memiliki batang, akar, dan daun sejati. Antara batang, akar, dan daunnya sudah dapat dibedakan dan sudah memiliki pembuluh angkut xilem dan floem. Tumbuhan tingkat tinggi bernapas menggunakan stomata (pada daun), lentisel (pada batang) dan epidermis (pada akar).

Apa contoh tumbuhan tingkat tinggi? Apa ciri ciri tumbuhan tingkat tinggi  / ciri-ciri umum & khusus tumbuhan tingkat tinggi?

Yang termasuk kelompok tumbuhan tingkat tinggi adalah semua tumbuhan berbiji yang memiliki organ berupa biji sebagi cikal bakal anak atau calon tumbuhan baru. Contoh tumbuhan tingkat tinggi adalah : apel, anggur, rambutan, belimbing, cempedak, duku, durian, jambu, kiwi, lengkeng, manggis, markisa, pepaya, sawo, terong, tomat dsb.

Secara garis besar tumbuhan berbiji terbagi dalam dua kelompok yaitu tumbuhan biji terbuka dan tumbuhan biji tertutup. Tumbuhan ini kebanyakan hidup di darat namun ada pula yang hidup mengapung di air seperti teratai.

Ciri-ciri tumbuhan ini antara lain berukuran cukup besar sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang, memiliki tinggi yang bervariasi,  serta memiliki perawakan yang juga bervariasi, ada yang berupa pohon, perdu, semak, dan lain-lain.

Tumbuhan biji terbuka (gymnospermae) memiliki bakal biji yang berada di luar dan tidak dilindungi oleh oleh bakal buah sehingga dapat terlihat dari luar. Ciri-cirinya tidak memiliki bunga yang sesungguhnya, umumnya berkelamin tunggal, penyerbukan sebagian besar melalui bantuan angin (anemogami), berakar tunggang, serta memiliki batang yang tegak lurus dan bercabang-cabang. Yang termasuk tumbuhan biji terbuka adalalh divisi cycadophyta atau pakis haji, gnetophyta atau melinjo, coniferophyta atau pinus, serta ginkgophyta atau ginkgo.

Tumbuhan biji tertutup (angiospermae) memiliki bakal biji yang tertutup oleh daun buah atau bunga buah. Ciri-cirinya antara lain memiliki bunga sejati yang berperan sebagai alat reproduksi, terjadi pembuahan ganda, memilki daun yang lebar, pipih, dan susunan tulang yang beragam, serta jarak yang relatif singkat antara penyerbukan dan pembuahan. Kelompok tumbuhan ini dapat dibagi menjadi dua kelas yaitu kelas dicotyledoneae atau tumbuhan berkeping biji ganda dan kelas monocotyledoneae atau tumbuhan berkeping biji tunggal.


Oke itulah penjelasan singkat tentang pengertian tumbuhan tingkat tinggi dan contohnya. Mudah-mudahan kalian bisa menjelaskan perbedaan tumbuhan tingkat tinggi dan tumbuhan tingkat rendah ya. Lihat juga pengertian tumbuhan tingkat rendah 🙂