PENGERTIAN TUNAS ADVENTIF DAN CONTOHNYA


  • Pengertian tunas adventif dan contohnya itu apa sih ?
  • Apa perbedaan tunas adventif dengan tunas biasa ?
  • Apa yang dimaksud dengan tunas adventif ?
  • Apa contoh tunas adventif daun dan akar ?
  • Apa itu tunas adventif cocor bebek ?

Pengertian Tunas Adventif


Pengertian Tunas Adventif Menurut Para Ahli

Arti tunas adventif adalah :

Pengertian tunas adventif adalah tunas yang keluar dari tempat yang bukan biasanya (seperti ketiak atau buku), terbentuk melalui kalus atau tidak melalui kalus. Contoh yang dimaksud dengan tempat yang tidak biasanya antara lain seperti hipokotil, kalus dan internode (daerah antarbuku) batang muda. (Gunawan : 1995)

Pengertian tunas adventif adalah tunas yang terbentuk tidak pada tempatnya. (Devilana : 2005)

Pengertian tunas adventif daun adalah tunas yang muncul dan tumbuh pada daun. Contoh tumbuhan tunas adventif daun / contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas adventif pada daun adalah cocor bebek dan wijaya kusuma.

Pengertian tunas adventif akar adalah tunas yang muncul dan tumbuh pada akar. Contoh tumbuhan tunas adventif akar adalah kesemek, cemara dan sukun.


Pengertian tunas adventif dan contohnya – Tidak seperti manusia yang hanya dapat berkembang biak melalui proses perkawinan, tumbuhan dapat berkembang biak melalui dua cara yaitu vegetatif (aseksual atau tanpa perkawinan) dan generatif (perkawinan).

Pada perkembangbiakan vegetatif, anak atau tumbuhan baru dihasilkan dari satu induk sehingga memiliki sifat dan karakteristik yang identik dengan tumbuhan induknya. Perkembangbiakan vegetatif ada yang terjadi secara alami dan ada yang dibantu oleh manusia. Salah satu metode dalam perkembangbiakan vegetatif secara alami yaitu dengan tunas adventif.

Apa perbedaan tunas adventif dengan tunas biasa ? Perbedaan bisa dilihat dari tempat munculnya tunas yang mana tunas adventif adalah tunas yang keluar atau muncul selain dari ujung
batang dan ketiak daun.

Tunas pada tumbuhan induk biasanya muncul pada ketiak daun dan ujung batang, namun ada juga tunas yang tumbuh pada bagian lain tumbuhan induk yang biasanya tidak bertunas seperti pada bagian akar dan daun yang disebut dengan tunas adventif atau tunas liar. Tunas ini memiliki daun dan akar sendiri sehingga terlihat seperti tumbuhan kecil yang menempel pada tumbuhan lain. Contohnya seperti sukun, cemara, kesemek, dan kersen dimana tunas muncul pada bagian akar, atau cocor bebek dimana tunasnya muncul pada bagian daun.

Cara mengembangbiakkan tanaman melalui tunas adventif sangat mudah. Kita cukup mengambil tunas adventif tumbuhan tersebut beserta akarnya kemudian kita dapat langsung menanamnya. Contohnya sukun, pengembangbiakan sukun melalui metode tunas adventif diawali dengan mencari tunas adventif di sekitar tanaman induk. Tunas adventif pada sukun terdapat di bagian akar.

Karena akar sukun tumbuh menyebar luas dan dalam sehingga tunas adventifnya biasanya berada cukup jauh dari tanaman induk. Setelah ditemukan, tunas sukun beserta akar tempat ia tumbuh dan tanah yang menempel pada akar tersebut dapat langsung diambil dengan menyisakan beberapa centimeter di setiap ujung akar. Dengan mengikutsertakan tanah pada akar membuat tunas ini lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru karena akarnya tidak banyak yang rusak.

Kemudian tunas ini dapat langsung ditanam pada polibag yang telah disiapkan. Ratakan tanah dan siram dengan air hingga akar dan rongga yang ada tertutupi oleh tanah. Kemudian daun pada tunas dipangkas sepertiga bagian yang bertujuan untuk mengurangi penguapan air agar tumbuhan tidak mudah layu. Tunas ini sebaiknya jangan langsung diletakkan di bawah sinar matahari langsung, tempatkan di lokasi yang teduh tanpa terkena sinar matahari langsung untuk sementara waktu.


Oke itulah penjelasan singkat tentang pengertian tunas adventif beserta contohnya. Mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian tunas adventif dan contohnya secara umum ya ! Lihat juga pengertian turgor 🙂