PENGERTIAN TUNAWICARA


  • Pengertian tunawicara itu apa sih ?
  • Apa itu tunawicara ? Apa arti kata tunawicara ?
  • Apa yang dimaksud dengan tunawicara ?
  • Apa penyebab tuna wicara ?
  • Apa ciri-ciri tuna wicara ?

Pengertian Tunawicara


Pengertian Tuna Wicara Menurut Para Ahli

Arti tunawicara adalah :

Pengertian tunawicara adalah suatu kondisi ketidakmampuan seseorang untuk mengkomunikasikan gagasannya kepada pendengar (orang lain) dengan menggunakan organ bicaranya. Hal ini bisa disebabkan karena kerusakan otak, celah langit-langit, bibir sumbing, tunarungu dsb. (Patton : 1991)

Pengertian tunawicara adalah suatu hambatan di dalam komunikasi verbal berupa gangguan atau kerusakan suara, artikulasi bicara dan kelancaran berbicara. Penyebab tunawicara antara lain : faktor genetik, keracunan makanan, tekanan darah tinggi, dan penyakit tetanus yang menyerang bayi saat lahir. (Fauziah : 2012)


Pengertian tuna wicara – Selama ini kita mungkin menyamakan istilah tunawicara dengan bisu atau tidak dapat berbicara sama sekali. Namun jika ditelaah lebih lanjut berdasarkan pendapat para ahli, pengertian tunawicara memiliki makna yang lebih luas yaitu gangguan atau hambatan dalam melakukan komunikasi verbal (berbicara) yang meliputi gangguan/kelainan dalam pengucapan atau artikulasi, gangguan suara, dan ketidaklancaran berbicara sehingga sulit melakukan komunikasi dengan orang lain. Dalam hal ini tunawicara tidak hanya berarti bisu, gagap dan keterlambatan bicara pun termasuk dalam kategori tunawicara.

Ciri-ciri anak tuna wicara / karakteristik tuna wicara antara lain :

  • Bicaranya keras namun tidak jelas.
  • Cadel.
  • Suaranya sengau.
  • Banyak melakukan gerak tubuh.
  • Bibir sumbing.
  • Seringkali suka melihat gerak tubuh dan gerak bibir orang lain.

Apa faktor penyebab tuna wicara / faktor yang mempengaruhi tuna wicara ?

Tunawicara yang dialami seseorang khususnya anak-anak disebabkan oleh beberapa faktor yang terjadi pada masa anak masih dalam kandungan (pre natal), ketika dilahirkan (umur neo natal), atau setelah lahir (pos natal).

  • Anak dapat mengalami tunawicara dapat disebabkan oleh adanya gangguan ketika ia masih berada dalam kandungan seperti faktor keturunan atau kekurangan oksigen yang menyebabkan kerusakan saraf dan otak yang berakibat ketidaksempurnaan pertumbuhan organ salah satunya organ bicara.
  • Kondisi bayi yang prematur ketika dilahirkan juga dapat menyebabkan ketidaksempurnaan pertumbuhan organ yang berakibat timbulnya gangguan dalam berbicara.
  • Setelah bayi lahir ia juga tidak terlepas dari berbagai gangguan yang menyebabkannya menjadi tunawicara seperti infeksi penyakit campak, dipteri, tertular sifilis, meningitis (radang selaput otak), atau infeksi alat pernapasan.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, tunawicara tidak hanya berarti bisu. Secara umum tunawicara dapat dikelompokkan ke dalam empat kelompok yaitu keterlambatan bicara, gagap, kehilangan kemampuan berbahasa, serta kelainan suara.

  • Untuk mengenali apakah seorang anak mengalami keterlambatan bicara (delayed speech) dapat dilihat atau dibandingkan dengan anak-anak seusianya, jika rata-rata anak seusianya sudah mampu berbicara sementara ia belum mampu maka sangat dianjurkan untuk memeriksakan anak ke dokter sehingga jika ada kelainan dapat ditangani lebih cepat.
  • Gagap (stuttering) pada anak dapat berupa memanjangkan suku kata depan, mengulang-ulang suku kata depan, mulut bergerak-gerak seperti berbicara namun tidak ada suara yang keluar, kekacauan berbicara seperti bicara dengan struktur kalimat yang tidak beraturan, bicara terlalu cepat, serta pengulangan kata yang berlebihan.
  • Kehilangan kemampuan berbahasa atau disphasia meliputi ketidakmampuan dalam mengungkapkan atau menangkap inti kalimat atau pembicaraan, hingga tidak mampu berbicara sama sekali.
  • Kelainan suara atau voice disorder dapat ditandai dari kelainan nada bicara, seperti nada bicara yang terlalu rendah, monoton, atau terlalu tinggi. Kemudian juga dapat dilihat dari kelainan kualitas atau warna suara seperti suara yang terdengar mendesah, lemah, atau serak. Serta kelainan tingkat kekerasan suara, seperti suara yang terlalu keras atau terlalu lembut.

Oke itulah penjelasan singkat tentang pengertian tunawicara. Mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian anak tuna wicara & faktor penyebab tuna wicara secara umum ya ! Lihat juga pengertian tunadaksa 🙂