PENGERTIAN VAKSIN DAN CONTOHNYA


  • Pengertian vaksin dan contohnya itu apa sih ?
  • Apa itu vaksin ? Apa arti kata vaksin ?
  • Apa yang dimaksud dengan vaksin ?
  • Bagaimana cara pembuatan vaksin ?
  • Apa macam-macam vaksin / jenis-jenis vaksin ?

Pengertian Vaksin


Pengertian Vaksin Menurut Para Ahli

Arti vaksin adalah :

Pengertian vaksin adalah suatu bahan yang dipakai untuk menstimulus atau merangsang pembentukan antibodi yang bisa dimasukkan ke tubuh manusia lewat mulut atau lewat suntikan. (Muslihatun : 2010)

Definisi vaksin adalah bahan yang dimasukkan ke dalam tubuh lewat suntikan (seperti vaksin campak, DPT, BCG) dan lewat mulut (seperti vaksin polio) yang berguna untuk merangsang zat antibodi. (Hidayat : 2005)

Pengertian vaksin adalah suatu antigen yang berwujud mikroorganisme yang tidak hidup / sudah mati atau masih hidup tapi sudah dilemahkan, yang beberapa bagiannya masih utuh dan telah diolah. Bisa juga berupa toksin mikroorganisme yang sudah diubah menjadi toksoid ataupun protein rekombinan yang bisa menimbulkan efek kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit infeksi tertentu. (Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 42 Tahun 2013)


Belum lama ini beredar berita mengenai adanya vaksin palsu yang diberikan sebuah rumah sakit di kawasan Jakarta Timur. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran para orangtua yang anaknya pernah divaksinasi di rumah sakit tersebut. Apa jadinya vaksin yang sedianya diberikan untuk membentengi anak dari penyakit justru dipalsukan. Apalagi kita tidak tahu apa kandungan vaksin palsu tersebut, dikhawatirkan vaksin tersebut mengandung zat-zat yang dapat membahayakan tubuh anak sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan.

Pada dasarnya vaksin digunakan untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Secara alami tubuh kita memiliki pertahanan sendiri terhadap penyakit. Jika ada bakteri atau virus yang menyerang maka antibodi tubuh akan aktif dan melawan bakteri atau virus tersebut. Vaksin yang merupakan bakteri atau virus penyakit yang telah dimatikan atau dilemahkan dimasukkan ke dalam tubuh untuk merangsang aktifnya antibodi.

Vaksin juga dapat dibuat dari organisme-organisme yang telah mati atau hasil pemurniannya seperti protein, peptida, partikel yang menyerupai virus, dan lain sebagainya. Selain mencegah atau mengurangi infeksi suatu penyakit vaksin juga bermanfaat untuk melawan sel-sel kanker. Begitu pentingnya vaksin bagi kesehatan sehingga orangtua merasa perlu memberi vaksin pada anak mereka bahkan pemerintah pun gencar mensosialisasikannya melalui berbagai iklan dan pemberian vaksin gratis di posyandu atau puskesmas.

Ada beragam vaksin untuk penyakit-penyakit tertentu seperti vaksin TT untuk mencegah penyakit tetanus dan tetanus neonatal, vaksin DT untuk mencegah penyakit difteri dan tetanus, vaksin DTP  untuk mencegah penyakit difteri, tetanus, dan pertusis (batuk rejan), vaksin polio, vaksin campak, vaksin hepatitis B, dan lain-lain.

Berdasarkan cara pembuatan dan bahan pembuatnya ada beberapa jenis vaksin diantaranya live attenuated vaccine, inactivated vaccine, vaksin toksoid, vaksin aseluler dan subunit, vaksin polipeptida, dan lain-lain.

Live attenuated vaccine adalah jenis vaksin yang dibuat dari bakteri atau virus yang masih hidup dan dilemahkan serta masih menimbulkan reaksi imun mirip dengan infeksi yang terjadi secara alami. Contoh vaksin ini antara lain vaksin polio dan TBC.

Sementara  inactivated vaccine dibuat dari bakteri atau virus yang telah dimatikan dengan zat kimia seperti formaldehid atau dengan cara dipanaskan. Vaksin ini dapat dibuat dari seluruh bagian bakteri atau virus, sebagian saja atau toksoidnya saja. Contohnya seperti vaksin rabies dan vaksin influenza.


Oke itulah penjelasan pengertian vaksin dan contohnya secara singkat. Mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian vaksin secara umum ya ! Lihat juga pengertian mubazir dan contohnya 🙂