PENGERTIAN WHOLESALER DAN RETAILER


  • Pengertian wholesaler dan retailer itu apa sih ?
  • Apa itu wholesaler ? Apa arti kata retailer ?
  • Apa yang dimaksud dengan wholesaler dan retailer ?
  • Apa perbedaan wholesaler dan retailer ?
  • Apa contoh wholesaler dan retailer ?

Pengertian Wholesaler dan Retailer


Pengertian Wholesaler dan Retailer Menurut Para Ahli

Arti wholesaler dan retailer adalah :

Pengertian wholesaler adalah suatu unit usaha yang membeli dan menjual kembali produknya kepada para pengusaha (yang bukan end-user). (Swastha : 1996)

Pengertian retailer adalah orang yang membeli barang dalam jumlah besar kemudian dijual kembali kepada pembeli individu. Contoh retailer adalah supermarket, departement stores, retail shop, car dealer dsb. (Dirjen Bea Cukai)


Kegiatan perdagangan sudah ada sejak zaman dahulu sebagaimana yang kita ketahui dari sejarah. Bagaimana pedagang-pedagang dari Arab, India, dan lain-lain membawa barang-barang untuk dijual ke berbagai daerah. Pedagang dapat dikatakan mata rantai penting dalam distribusi produk. Mereka membeli barang dan menjualnya kembali tanpa merubah barang tersebut dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Keuntungan didapat dari selisih harga jual dan harga beli serta biaya-biaya lain.

Pada dasarnya ada dua jenis pedagang yaitu pedagang besar atau wholesaler dan pedagang kecil atau retailer. Pedagang besar atau grosir adalah pedagang yang menjual barang ke pedagang kecil atau eceran, penjual lain seperti industri, institusi, serta pengguna komersial dalam jumlah besar, akan tetapi tidak sampai ke konsumen akhir. Wholesaler biasanya membeli barang langsung ke produsen dalam jumlah besar, contohnya seperti distributor dan agen.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan pedagang besar diantaranya gathering dan penyediaan informasi, pembelian dan penjualan, grading atau pemilahan barang ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan standar tertentu seperti jenis, ukuran, mutu, dan lain sebagainya, storing atau penyimpanan barang, transporting atau pengangkutan barang, financing atau pembiayaan, dan terakhir pengambilan risiko karena barang-barang yang dikelola dalam jumlah besar.

Sementara retailer atau pedagang kecil/eceran adalah pedagang yang menjual barang langsung kepada konsumen akhir yang mengonsumsi barang tersebut untuk keperluan pribadi dan bukan untuk tujuan usaha dimana penjualan ke setiap konsumen biasanya dalam jumlah kecil. Retailer dapat dikatakan sebagai penghubung antara produsen sebagai penghasil produk dengan konsumen akhir. Contohnya seperti minimarket, toko kelontong, warung, dan lain sebagainya.

Dilihat dari volume penjualan ada dua jenis pedagang eceran yaitu pedagang eceran skala kecil dan skala besar. Pedagang eceran skala kecil memiliki volume penjualan yang kecil, kira-kira di bawah $500 setahun. Retail jenis ini kebanyakan adalah milik perorangan yang bertanggung jawab penuh terhadap penjualan dan manajemen, contohnya seperti toko dan warung. Pedagang eceran skala besar memiliki volume penjualan yang besar contohnya seperti departemen store, toko online, dan outlet.

Retail juga dapat dibedakan berdasarkan jajaran produk yang dijual yaitu general merchandise store dan limited line store. Retail yang menjual berbagai macam produk disebut dengan general merchandise store seperti departemen store yang menjual mulai dari makanan, pakaian, sepatu, dan lain-lain. Sementara limited line store merupakan retail yang khusus menjual barang-barang tertentu seperti toko sepatu, toko roti, dan lain-lain.


Oke itulah penjelasan singkat tentang pengertian wholesaler dan retailer. Mudah-mudahan kalian bisa memahami perbedaan wholesaler dan retailer secara umum ya ! Lihat juga pengertian etos kerja dalam kewirausahaan 🙂